Skema Untuk Menjadi Seorang Dropshipper Bisnis Online!

Di era digital yang masif ini mungkin banyak orang berpikir untuk memulai usaha baru dan beralih menjadi seorang pengusaha. Namun terkadang kita tidak tahu harus memulai usaha apa, perkembangan marketplace dan media sosial membuat kita berpikir mencari cara untuk bisa mendapatkan uang dari internet. Hingga pada akhirnya ada salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk memulai usaha yaitu menjadi dropshipper. Bila kita lihat saat ini banyak orang berbondong-bondong ingin memulai bisnis online di media online, sebut saja tokopedia dan shopee salah satu marketplace paling besar di Indonesia. Mungkin kedua market ini banyak orang gunakan untuk belanja online, mulai dari kebutuhan rumah tangga, perabotan rumah, hingga alat-alat lainnya. Maka dari itu, banyak orang mulai melirik bisnis online ini untuk bisa ikut berjualan di dalamnya.

Dropship adalah jualan produk yang memungkinkan kita bisa menjual barang ke pelanggan hanya dengan bermodalkan foto atau gambar dari supplier tanpa perlu menyetok barang. Skema dropship ini adalah dengan menawarkan pelanggan membeli barang dengan mentransfer uang ke dropshipper, lalu dropshipper membayar kepada supplier sesuai harga beli dan ditambah ongkos kirim. Nantinya dropshipper akan mengirimkan data-data calon pembeli atau pelanggan kepada supplier seperti nama, alamat, dan nomor yang bisa dihubungi. Hal ini dilakukan agar dropshipper bisa mengirim barang dengan aman sampai tujuan. Dengan kata lain, tugas dropshipper adalah hanya memasarkan barang tanpa perlu menyetok barang dan tanpa ribet membungkusnya.

Untuk keuntungan menjadi dropshipper juga tergantung dari harga jual ke pelanggan, yang dikurangi dengan harga beli dari supplier berserta ongkos kirimnya. Bisnis dropship ini umumnya bisa dilakukan di mana pun asalkan memiliki koneksi jaringan internet yang kuat. Hingga saat ini saja, banyak orang yang sudah terjun ke bisnis dropship karena mudah dan untungnya lumayan. Barang yang bisa dijual pun sangat beragam, mulai dari kosmetik, makanan dan minuman, obat, pakaian, dan elektronik. Namun biasanya menjadi dropshipper sudah banyak penyedia atau pemasok barang yang berkerjasama untuk bisa membeli barang dengan mudah. Hanya dengan memanfaatkan teknologi digital, kita sudah bisa menjadi seorang dropshipper memanfaatkan penjualan via online, terutama lewat media sosial dan e-commerce.

Dalam skema dropship juga tak harus mengeluarkan modal karena semua sudah diurus oleh pemasok. Tugas dropshipper hanya mencari pelanggan dan menawarkannya saja. Setelah mendapatkan pelanggan, dropshipper bisa langsung menghubungi pemasok barang (meneruskan pesanan) dan mengirimkan pesanannya langsung ke alamat pembeli. Jadi bisa dibilang bisnis online denga skema dropship ini snagat mudah dan menguntungkan. Untuk menjadi seorang dropship memang gampang-gampang susah, akan tetapi bila dijalankan tidak terasa sama sekai. Jutru kita hanya perlu update skill dan networ, caranya sebagai berikut:

1. Dropshipper menentukan produk apa yang akan dijual. Hanya perlu cari pemasok barang yang terpercaya.

2. Pastikan untuk menjalin hubungan yang terjalin baik guna memastikan ketersediaan stok dan update barang terbaru, termasuk soal skema pembayaran.

3. Dropshipper memasarkan produknya ke konsumen, biasanya lewat media sosial, marketplace, dan webiste. Foto produk biasanya disediakan oleh pemasok barang.

4. Pelanggan membeli produk yang dipromosikan dropshipper. Pembayaran dilakukan pembeli ke dropshipper. Dropshipper kemudian meneruskan pesanananya ke pemasok.

5. Pemasok mempersiapkan barangnya, lalu pesanan dikemas dan dikirimkan dari gudang ke alamat pembeli. Bisnis dropship saat ini banyak digeluti pemilik usaha toko online.

6. Bisnis yang relatif mudah dilakukan lantaran minim modal dan tak butuh lokasi usaha.